Followers

flash

Tuesday, August 21, 2012

TIP2 Menguruskan URI


 

1. Dengan lafaz BISMILLAH bilas uri dengan air suci lagi menyucikan iaitu air paip/air sungai yg mengalir atau yg sewaktu dengannya sehingga tiada lagi darah mengalir dari uri tersebut.
2. Bilas dengan air asam jawa untuk menhilangkan bau hanyir.
3. Letak uri di atas kain kapas putih be
rsih. Lebar/besar kain cukup2 untuk membungkus uri…
4. Taburkan garam kasar dan asam keping di atas uri. Kemudian bungkus uri dan ikat bungkusan (menggunakan hujung kain)
5. Gali lubang tanah sedalam kira2 sekaki setengah (jarak atas bungkusan dengan permukaan atas tanah kira2 sejengkal tangan orang dewesa). Luas lubang sekadar cukup untuk bungkusan uri tersebut. Alaskan dasar lubang menggunakan papan (apa2 saja bahan yg mudah reput dan hancur). Letakkan uri di atas papan tersebut. (Papan tersebut boleh juga diganti dengan temburung kelapa, jika ada..ini lagi baik).
6. Taburkan antara 5 hingga 7 batang paku rumah di atas kain bungkusan. Seelok2nya guna paku yg masih elok (bukan yg telah bengkok dan berkarat..tak mahu). Selepas itu, timbus kembali lubang menjadi permukaan tanah yg rata.
7. Selesai menimbus lubang, menghadaplah ke arah kiblat. Sedekahkan doa Al Fatihah, Ayat Kursi dan 3 Qul dengan niat memohon pertolongan ALLAH supaya uri dan bayi kita dilindungi dari gangguan iblis, syaitan dan jin.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Setiap wanita itu cantik……

Allah SWT berfirman:-
“Ketika AKU menciptakan seorang wanita,ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. AKU membuat bahunya cukup kuat untuk menompang dunia;namun harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan,”
“AKU memberikan kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima pernolakan yang seringkali dating dari anak-anaknya”.
“AKU menberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah,dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”
“AKU memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."
“AKU memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk dilindungi hatinya.”
"AKU memberikan kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya,tetapi kadang-kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu.”
“Dan akhirnya, AKU memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia diperlukan.”
“Kecantikkan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,susuk yang ia tampilkan atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikkan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itu pintu hatinya,tempat di mana CINTA itu ada.”

If you love someone tell them, for you never know what tomorrow may have in store.